Sebelumnya, saya pernah membuat postingan Kuliah Matematika Murni? (prospek lulusan matematika non-pendidikan). Lalu, muncullah pertanyaan apa yang dipelajari di jurusan matematika MIPA? Apa saja peminatannya? Berhubung saya mahasiswa tingkat I, wawasan saya memang belum banyak, tapi akan saya jawab semampu saya
Pelajaran
matematika tingkat mahasiswa jauh berbeda dengan matematika tingkat
siswa. Dari tingkat SD hingga SMA, matematika yang diperkenalkan adalah
matematika yang "kaku"
. Siswa hanya diberi rumus, kemudian dilatih untuk berhitung. Padahal, matematika yang sesungguhnya tidak sekedar berhitung. Berhitung hanyalah bagian kecil dari matematika. Objek dari matematika yang sebenarnya adalah konsep abstrak di pikiran kita. Di bangku perkuliahan, mahasiswa akan diajarkan konsep-konsep dasar matematika yang terdiri dari definisi, aksioma, dan teorema (DAT).
Untuk definisi dan aksioma, mahasiswa cukup memahaminya saja (tapi, harus benar-benar paham, lho!
). Untuk teorema,
kita harus mampu membuat pembuktiannya. Disini, kita akan diajarkan
metode-metode pembuktian, serta menggunakan definisi dan aksioma yang
sudah ada agar suatu teorema terbukti benar. Pada tahap pembuktian
inilah kita akan menemukan matematika yang sebenarnya, matematika yang
bukan sekedar menghitung tetapi yang benar-benar membutuhkan mathematical intelligence. Pada tahap selanjutnya, kita harus bisa menerapkan konsep-konsep matematika untuk membuat penyelesaian masalah (problem solving).
Karena peminatan matematika tiap PT itu berbeda-beda, jadi saya berusaha mengklasifikasikan sebagai berikut:
1. Murni
Dalam
peminatan ini, mahasiswa akan mengkaji matematika sedalam-dalamnya
(penerapannya tidak dipelajari begitu mendalam). Beberapa PT menyebut
peminatan ini analisis & aljabar. Adapula yang memisahkannya menjadi:
a. Matematika analisis & geometri
Bidang ini menekankan pada pengembangan dasar-dasar matematika dan analisis sehingga mampu mengikuti dan mengembangkan teori-teori baru di Matematika dan ilmu lain
b. Matematika aljabar & diskrit
Bidang ini menekankan pada pemahaman dan pengembangan dasar-dasar Matematika dan aljabar sehingga mampu mengikuti dan mengembangkan teori-teori baru di Matematika dan ilmu lain.
Matematikawan dari bidang murni dapat menjadi seorang dosen dan peneliti untuk memecahkan permasalahan bisnis, pendidikan, dan industri. Menurut saya, bidang ini prospek kerjanya sangat bagus, karena bisa masuk ke berbagai industri dan lembaga litbang
2. Terapan
Jika
disebut peminatan matematika terapan, biasanya yang dibahas masih
global. Karena itu, beberapa PT membagi peminatan ini menjadi:
a. Industri, keuangan & Aktuaria
Bidang ini mengaplikasikan metode matematika dan statistika untuk menganalisa risiko. Dari sini, akan lahir aktuaris-aktuaris, yaitu para profesional di bidang keuangan dan asuransi yang menganalisa dan menangani dampak ekonomi dari risiko dan ketidakpastian. Untuk itu, lulusan matematika aktuaria harus mengikuti tes sertifikasi aktuaris yang dilaksanakan oleh Persatuan Aktuaris Indonesia. Aktuaris
saat ini sangat dibutuhkan dan sangat dicari oleh perusahaan asuransi,
perbankan, dan ada juga yang ditempatkan di bag. Keuangan perusahaan
dan karyawan kemenkeu
b. Riset operasi
Riset operasi adalah cabang multi-disiplin dari matematika terapan yaitu pemodelan matematika, statistika dan algoritma untuk memperoleh hasil yang optimal dari
sebuah permasalahan nyata. Hasil yang optimal dapat berarti
memaksimalkan keuntungan atau meminimalkan kerugian secara tersendiri
atau bersamaan. Riset operasi bisa diterapkan pada mesin (misalnya mesin hemat energi), manajemen perusahaan, dll. Industri yang membutuhkan bidang ini diantaranya industri elektronik, mesin, energi, dll
c. Matematika Ekonomi & Bisnis
Sesuai namanya, masalah yang dibahas disini adalah ekonomi/bisnis
seperti biaya, harga, upah tenaga kerja, permintaan dan penawaran,
penghasilan dan laba, produksi dan sebagainya yang diselesaikan dengan menggunakan analisis matematika untuk mendapatkan kesimpulan dan keputusan yg terbaik. Beberapa matematikawan yang mengambil bidang ini sukses menjadi manajer, karyawan bank dan kemendag, konsultan/bussines analysist perusahaan, bahkan ada yang meraih nobel bidang ekonomi
d. Pemodelan & sistem
Pemodelan Sistem adalah suatu bentuk penyederhanaan dari sebuah elemen dan komponen yang sangat kompleks untuk memudahkan pemahaman dari informasi yang dibutuhkan. Bidang
minat ini menekankan pada pemahaman dan pengembangan dasar-dasar
Matematika, pemodelan Matematika dan sistem, sehingga mampu
mengembangkan dan menerapkannya dalam permasalahan teknik. Industri yang membutuhkan matematikawan pemodelan adalah migas, listrik, dsb.
e. Matematika kombinatorika
Matematika kombinatorika adalah cabang matematika yang mempelajari pengaturan susunan objek-objek.
Aspek-aspek kombinatorika meliputi menghitung objek yang memenuhi
kriteria tertentu, menentukan apakah kriteria dipenuhi, menganalisis
atau mencari objek yang memenuhi kriteria, menentukan objek "terbesar",
"terkecil", atau yang "optimal", dan menentukan struktur suatu objek.
Bidang ini bisa digunakan untuk menentukan strategi dengan memperkirakan peluang. Matematikawan bidang ini bisa jadi konsultan/bussines analysist perusahaan
3. Statistika
Matematika dan statistika adalah 2 ilmu yang serupa tapi tak sama. Jadi, matematika peminatan statistika mengintegrasikan dasar-dasar matematika dan statistika terapan dengan melakukan pengolahan dan analisa data.
Dari data yang ada, akan ditarik kesimpulan dan keputusan untuk
menyelesaikan suatu masalah. Matematikawan bidang ini bisa menjadi peneliti, dosen atau bekerja di lembaga-lembaga survei, BPS, dan berbagai perusahaan.
4. Komputasi/informatika
Bidang
ini mengintegrasikan dasar-dasar matematika dan komputer. Apa bedanya
dengan t. informatika? T. informatika lebih kepada pengembangan
komputer, sementara matematika komputasi digunakan untuk mencari
penyelesaian optimasi suatu masalah dengan membuat pemodelan masalah
tersebut , lalu disimulasikan dengan bantuan komputer. Banyak
masalah industri, teknik, kesehatan, sains, bisnis, dan ekonomi yang
membutuhkan bidang ini. Matematikawan komputasi banyak yang jadi programmer di berbagai perusahaan, ada juga yang jadi peneliti, dosen, bahkan berwirausaha. Menurut saya, prospek bidang ini juga sangat bagus
Jadi, matematika itu nggak selalu ngurusin angka kok!
Saya aja pernah dapat tugas analisa yang gak ada angkanya sama sekali.
Kalo kamu ngerasa punya analisis yang kuat + pengen mengembangkan
matematika, silahkan masuk peminatan murni. Kalo kamu suka matematika
aplikasi, masuk aja ke matematika terapan. Kalo suka main sama
data-data + punya ketelitian yang bagus, kamu cocok banget tuh di
matematika statistika. Bagi yang
doyan otak-atik komputer, pemodelan matematika dan pemrograman, pilih
aja matematika komputasi. Memilih peminatan/kelompok keahlian biasanya
di semester 5. Saran saya, sebelum memilih PT, kamu cek dulu peminatan
matematika yang tersedia. Yang saya sebutkan diatas hanyalah sebatas
pengetahuan saya, semoga bermanfaat. So? Tunggu apalagi? AYO MASUK MATEMATIKA FMIPA!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar